Inilah Efek Gonta Ganti Merk Oli Motor yang Sering Dimuat Blog Motor

Inilah Efek Gonta Ganti Merk Oli Motor yang Sering Dimuat Blog Motor. Merawat sepeda motor memang menjadi prioritas utama para pengendara. Setiap orang yang memiliki kendaraan pasti mengetahui bahwa perawatan motor bisa menentukan kualitas motor yang dimiliki. Ada berbagai jenis perawatan yang harus dilakukan untuk mempertahankan kualitas motor, salah satunya adalah mengganti oli mesin secara berkala.

Meskipun perawatan ini sering dilakukan namun masih banyak pengendara yang belum memahami mengapa perawatan ini harus dilakukan. Oli mesin motor memiliki batas pemakaian, tidak selamanya oli ada dalam kondisi baik. Semakin lama oli digunakan, maka kondisi oli akan semakin kotor. Menurut beberapa blog motor, hal ini dikarenakan ada sisa residu pembakaran dan gesekan gear ataupun part di dalam mesin.

Selain itu, panas yang dihasilkan oleh daya kerja mesin juga berpengaruh pada molekul oli sehingga kondisi oli terus menurun hingga merusak mesin. Meskipun sudah banyak beredar merk-merk oli yang bisa digunakan untuk sepeda motor, namun tentu disarankan agar pengendara tidak terlalu sering mengganti merk oli motor yang digunakan. Tentu larangan ini bukan tanpa alasan. Mengganti merk oli motor bisa menyebabkan beberapa hal yang tidak diinginkan.

Berdasarkan mitos yang beredar di masyarakat, menggunakan oli motor secara random bisa menyebabkan mesin rusak, cepat panas (overheat), memperpendek umur mesin, dan juga dapat menurunkan tenaga mesin. Seperti dikutip dalam beberapa blog motor, mitos yang beredar di masyarakat tersebut memang terbukti. Namun tentu hal tersebut juga dipengaruhi oleh cara penggantian oli tersebut.

Sebelum mengganti oli ada baiknya pengendara memperhatikan jenis dan tipe oli yang cocok digunakan motor yang bersangkutan. Ada beberapa jenis oli yang beredar dipasaran mulai dari oli sintetik, semi sintetik dan oli mineral. Beberapa pengendara banyak yang mengeluhkan kondisi motor yang menurun setelah mengganti merk oli yang digunakan.

Masalah yang paling umum pengendara mengganti merk oli yang digunakan adalah mesin menjadi panas. Hal ini dikarenakan kandungan dalam oli baru tercampur dengan kandungna dari oli lama menyebabkan reaksi kimia dan berdampak pada kualitas oli. Menurut beberapa blog motor, kualitas oli saat melumasi gear dan perangkat di dalam mesin akan menurun sehingga mesin akan overheat saat kendaraan digunakan.

Selain itu, bahan dalam oli lama dan oli baru yang tercampur juga akan menimbulkan kerak yang jika dibiarkan terlalu lama akan menumpuk. Tumpukan kerak ini akan menyebabkan performa mesin terus menurun. Untuk menghindari hal ini, sangat disarankan agar pengendara melakukan flashing terlebih dahulu sebelum mengganti merk oli yang digunakan.

Itulah beberapa efek samping jika pengendara terlalu sering mengganti merk oli yang digunakan. seperti dilansir beberapa blog motor, jika proses perawatan yang dilakukan secara berkala tidak dilakukan dengan prosedur yang benar justru bisa merusak kendaraan Anda. Baik atau Tidaknya performa motor Anda, Anda yang tentukan sendiri.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*